27/02/2010 Reaksi Wayne Rooney setelah membawa MU menang 3-2 atas AC Milan pada partai Liga Champions di San Siro.


London: Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson tidak ingin Wayne Rooney mengalami kelelahan. Karena itu Ferguson berpikir bijak tidak memaksakan striker andalan Timnas Inggris itu di setiap pertandingan, termasuk partai puncak Carling Cup, Minggu (28/2).

Rooney merupakan lumbung gol MU musim ini. Total, Rooney sudah mengemas 27 gol musim ini yang 11 di antaranya dilesakkan pada delapan pertandingan terakhir. Ferguson punya prioritas lebih tinggi dengan Rooney dibanding sekadar Carling Cup. Rabu (10/3) pekan depan, MU dijadwalkan menjalani leg penentu menuju babak perempat final Liga Champions.

“Hal-hal semacam itu—mengistirahatkan Rooney—selalu ada karena kami memiliki jadwal pertandingan penting di depan,” tukas Ferguson. Akan tetapi, sulit baginya untuk leluasa merotasi Rooney. “Masalahnya ia selalu memaksa untuk bermain. Penampilannya yang lebih sering beroperasi di dalam kotak penalti membuahkan hasil.”

Performa apik Rooney kerap diperbandingkan dengan Cristiano Ronaldo, mantan bintang MU yang pindah ke Real Madrid musim panas lalu. Rooney digadang-gadang bakal mampu melampaui 42 gol dalam semusim yang ditorehkan musim lalu. Tapi Ferguson berharap anak didiknya itu tidak terjebak dengan target tersebut.

MU menyisakan 10 partai Liga Premier, plus satu final Carling Cup dan enam partai di Liga Champions. Jadi, jika mampu mengemas satu gol per partai maka WR10 akan menorehkan 10 gol. “Sebuah target memang tapi saya sudah bahagia jika ia mampu menorehkan lebih dari 30 gol. Janganlah terlalu serakah!” kata pria Skotlandia berusia 68 tahun. Jadi, sulit membayangkan MU terjun di Wembley Stadium, Minggu (28/2), menghadapi Aston Villa.