John Terry



San Siro - John Terry akan memimpin Chelsea menghadapi Inter Milan pada leg pertama 16 besar Liga Champios dini hari nanti, Kamis (25/2) WIB. Ia memasang target tiga trofi tahun ini.
Kapten yang baru saja dilanda skandal perselingkuhan itu mengaku masalahnya sudah selesai. “Saya sedang dalam tugas sekarang dan takkan ada yang mengganggu saya. Saya ingin memenangkan Liga Champions dan Liga Primer untuk Chelsea, serta membantu Inggris meraih Piala Dunia.”
”Saya tak malu mengakuinya, saya bukanlah John Terry jika merasa malu. Saya bermain dengan sepenuh hati saya, kami masih berada di peringkat pertama Liga Primer dan saya ingin membantu tim ini meraih kemenangan di San Siro,” lanjutnya.
Bek berusia 30 tahun itu tetap menjunjung tinggi rasa hormat kepada mantan pelatih Chelsea, Jose Mourinho, yang kini menangani Nerazzuri. Terry mengaku tak sabar bertemu ‘Mou’ saat menghadapi Inter.
Tambah Terry, “Jose adalah inspirasi kami semua di Stamford Bride dan saya sangat menghargai pertemanan yang ia tawarkan. Ini akan menjadi pertandingan sensasional antara dua tim hebat. Tetapi jika ditanya fokus saya nanti malam, jelas hanya satu, bermain dan menang untuk Chelsea.”
Itulah cara saya bermain, dan akan tetap seperti itu,” tegasnya.
Sementara itu, sepekan lagi Inggris akan menghadapi Mesir dalam laga uji coba, Terry menjamin determinasi dan konsenstrasinya tidak akan terpengaruh oleh dicopotnya ban kapten dari lengannya.
Tambahnya, “Saya cukup kuat dan bergairah mengetahui tanggung jawab yang saya pikul, yakni memberikan yang terbaik bagi klub dan negara.”
”Jika saya berkesempatan bermain untuk Inggris di Piala Dunia, dimana bermain untuk negara Anda adalah sebuah kehormatan tertinggi, saya akan mengerahkan determinasi, kegigihan, dan gairah yang sama seperti yang biasa saya tunjukkan,” Terry menyambung.
”Sama sekali tidak akan ada yang berubah. Saya sudah mengakui bahwa kehilangan ban kapten memang menyakitkan, tetapi itu sudah menjadi masa lalu dan yang ingin saya lakukan saat ini adalah terus maju dan melakukan yang terbaik untuk Inggris,” pungkasnya.